Meriah! Bukber Terakhir PPTIM Era Muslim Armas, Ribuan Warga Aceh Hadir

JAKARTA – Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PPTIM) menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) Ramadhan 1447 Hijriah di Aula Serbaguna Masjid Baiturrahman, Kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/3/2026). Ribuan masyarakat Aceh yang ada di Jabodetabek dan sekitarnya turut hadir dalam bukber terakhir periode kepengurusan 2022-2026.

 

 

Kegiatan juga dihadiri unsur Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, Majelis Mufakat, serta jajaran Pengurus Taman Iskandar Muda (TIM) Cabang, Organisasi Lokal Kabupaten/Kota dan Sektoral di bawah naungan PPTIM, serta sejumlah tokoh masyarakat Aceh yang berdomisili di wilayah Jabodetabek.

 

 

Bukber kali ini merupakan gelaran keempat selama bulan Ramadhan 2026. Tiga kegiatan sebelumnya dilaksanakan di Wisma Taman Iskandar Muda, Jalan Perahu, Setiabudi, Jakarta Selatan. Pelaksanaan di Masjid Baiturrahman DPR-RI kali ini menjadi momentum penyempurna kebersamaan warga Aceh di perantauan dalam bingkai silaturahmi Ramadhan di kepengurusan PPTIM 2022 – 2026.

 

 

Baca juga: PPTIM Akan Adakan 4 Kali Buka Puasa Bersama pada Ramadhan 2026

 

 

Selain sebagai ajang mempererat hubungan antarwarga Aceh di perantauan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, khususnya terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh. Suasana acara tampak hangat, semarak, dan penuh kebersamaan.

 

 

Ketua Umum PPTIM, Ir. Muslim Armas, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan antar pengurus di semua tingkatan organisasi.

 

 

“Silaturahmi ini merupakan langkah penting untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian kita bersama. Semoga momentum ini memberikan dampak positif bagi pengurus PPTIM, TIM Cabang, organisasi lokal, serta organisasi sektoral yang berada di bawah naungan PPTIM,” ujarnya.

 

 

 

Pada kesempatan itu, Muslim Armas juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah berpartisipasi membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana.

 

 

Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan yang dihimpun disalurkan langsung melalui Satgas TIM Peduli Aceh-Sumatera, baik yang berada di Jakarta dan perwakilan Satgas di lokasi bencana.

 

 

“Bantuan dari para donatur hingga saat ini masih terus kami salurkan kepada masyarakat terdampak. PPTIM termasuk organisasi yang konsisten dan sampai saat ini hadir di tengah masyarakat korban bencana,”katanya.

 

 

Berdasarkan laporan Satgas TIM Peduli, bantuan masih terus disalurkan di sejumlah daerah terdampak, antara lain di Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tengah.

 

 

 

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, PPTIM bersama Ikatan Masyarakat Aceh Tenggara (IKMAT) akan menyalurkan bantuan beras kepada beberapa desa terdampak di Aceh Tenggara. Selain itu, pembangunan sumur bor di Pidie Jaya dengan kedalaman sekitar 120 meter terus dipercepat agar dapat dimanfaatkan masyarakat sebelum Idul Fitri 2026.

 

 

Sejumlah tokoh nasional asal Aceh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dr. Sofyan A. Djalil, D.H., M.A., M.ALD., Nezar Patria, S.Fil., M.Sc., MBA., Dr. Ir. Indra Iskandar, M.Si., M.I.Kom., Dr. Ir. H. Mustafa Abubakar, M.S., Dr. Drs. Safrizal Zakaria Ali, M.Si., H. Teuku Safli Didoh, Dr. Ir. Surya Darma, MBA, dan bersama sejumlah tokoh Aceh lainnya.

 

 

Mengusung semangat _”dari warga untuk warga,”_ kegiatan Bukber PPTIM telah tumbuh menjadi simbol pemersatu masyarakat Aceh di perantauan lintas kabupaten dan kota. Tanpa sekat dan tanpa perbedaan status sosial, seluruh warga berbaur dalam satu majelis kebersamaan, berbuka di meja yang sama, lalu menunaikan salat tarawih bersama dalam suasana penuh keberkahan.

 

 

 

Lebih dari sekadar agenda tahunan, Bukber PPTIM menjadi ruang silaturahmi yang memperkuat ukhuwah serta menjaga marwah kebersamaan masyarakat Aceh di tanah rantau.

 

 

Kemeriahan acara juga terasa dari hidangan berbuka yang disajikan panitia, yang diolah Taman Iskandar Muda Catering menghadirkan berbagai kuliner khas Aceh seperti kari domba, dendeng sapi, tongkol suwir, beulacan dan udang tangkap. Tersedia juga menu dari sumbangan dari Rumah Makan Medan Baru, berupa kari sapi, kari kepala kakap dan burung goreng. Untuk hidangan iftar dan penutup disajikan kanji rumbi, timphan, pulut bakar, beuleukat durian, roti jala kari, hingga mie Aceh.

 

Ragam hidangan tersebut menghadirkan nuansa nostalgia, seakan membawa para perantau kembali merasakan kelezatan kuliner khas Aceh seperti di kampung halaman.

Bagikan :

Artikel Lainnya

IMG_20260307_184550
Meriah! Bukber Terakhir PPTIM Era Muslim Armas, Ribuan Warga Aceh Hadir
IMG-20260308-WA0001
TIM Ciputat Gelar Buka Puasa Bersama dan Peringati Nuzulul Qur’an
Penyerahan bantuan
TIM Sudah Salurkan Bantuan Korban Banjir Aceh Lebih dari Rp 2,5 Miliar